Paroki St. Mikael Gombong

first
  
last
  
start
stop

Gallery St. Mikael

  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael
  • Gallery St. Mikael

Kalender Liturgi


Alkitab Online

K I T A B



:  -




Konkordansi Alkitab


Lanjutan
 


Visi & Misi

Semakin dewasa dalam beriman

“Umat yang semakin dewasa dalam beriman”  : dinamika untuk semakin mampu menyerahkan diri seutuhnya kepada Allah, sekaligus semakin mampu memahami kebenaran ajaran iman Katolik.

@grj_stmikael


Peringatan Arwah Semua Orang Beriman PDF Print E-mail
Written by Rm. Danang   
Friday, 05 November 2010 12:46

Dalam tradisi Gereja Katolik, setiap tanggal 2 November adalah peringatan arwah semua orang beriman. Paroki St. Mikael Gombong mengadakan 4 kali perayaan ekaristi peringatan arwah semua orang beriman : Selasa, 05.30 di Gereja; 15.00 di Kerkop Gombong; 16.30 di Kapel Stasi Sumpiuh; Rabu, 15.00 di Bong Gumeng Gombong. Ada banyak sekali ujub untuk mendoakan sanak-kerabat dan kenalan yang sudah meninggal.

Peringatan arwah : memohonkan kerahiman ilahi

Peringatan arwah semua orang beriman, baik yang kita kenal maupun tidak, sanak saudara kita ataupun bukan, bukanlah pertama-tama sekedar untuk mengenangkan ataupun bernostalgia akan kebersamaan kita bersama mereka yang telah meninggal ketika mereka masih hidup. Peringatan arwah semua orang beriman pertama-tama untuk mendoakan dan memohonkan kerahiman Allah bagi mereka yang telah meninggal.

 

Kita bisa bertanya : “apakah mengimani Kristus, sang jalan, kebenaran dan kehidupan, tidak cukup untuk memberi pengampunan dosa dan keselamatan?” Iman akan Kristus memang sungguh menyelamatkan. Sengsara, wafat dan kebangkitanNya menebus dosa-dosa kita. Dengan pembaptisan, dosa lama kita telah dihapuskan. Meskipun setelah pembaptisan kita masih kerap berbuat dosa, namun karena kerahiman-Nya, Tuhan Allah dalam Gereja Katolik-Nya menyediakan Sakramen Tobat dan Sakramen Pengurapan Orang Sakit yang memberikan juga rahmat pengampunan dosa.

 

Unsur tindakan dosa : kesalahan dan hukuman

Sakramen-sakramen itu memang sungguh melimpahkan rahmat pengampunan dosa. Namun, kita juga perlu ingat bahwa setiap dosa mempunyai dua unsur, yakni : kesalahan dan hukuman dosa. Setiap dosa yang dilakukan manusia tidak hanya "melukai" hati Allah, tetapi juga meninggalkan luka-luka rohani pada jiwanya. Orang yang melakukan dosa (baik berat maupun ringan) dan kemudian orang itu bertobat dan mohon ampun, Allah akan mengampuni kesalahannya. Tetapi untuk membersihkan jiwa orang tersebut dari luka-luka rohaninya, Allah memberikan apa yang disebut hukuman sementara. Di purgatorium atau “api penyucian” atau “tempat penyucian” jiwa-jiwa menjalani hukuman sementara itu, dibersihkan luka-luka rohaninya dan disucikan kembali sebelum masuk ke surga, kebahagiaan abadi bersama Allah.

Sedangkan orang yang melakukan dosa berat tetapi tidak mau bertobat, Allah menyediakan bagi dia hukuman kekal, yaitu di neraka. Secara definitif ia memisahkan diri dari Allah dan menolak keselamatan yang ditawarkan dalam Yesus Kristus.

Lalu, bagaimana kita memohonkan pembebasan dari hukuman sementara?

Indulgensi : kemurahan hati Allah yang dimohonkan Gereja

Di luar konteks Sakramen Tobat, pembebasan dari hukuman sementara dapat diterima orang berkat doa Gereja. Pemberian keringanan dari hukuman sementara inilah yang disebut indulgensi (yang artinya = "kemurahan hati"). Indulgensi diberikan berkat doa Gereja yang telah mendapat kuasa untuk melepas dan mengikat dosa (bdk. Mat 18:18; Yoh 20:22-23).

Dengan indulgensi, orang yang menjalani hukuman sementara tidaklah sendirian. Yesus Kristus beserta seluruh Gereja-Nya bersedia membantu orang itu. Atas doa Gereja, maka Yesus dan para kudus-Nya meringankan bahkan menghapuskan seluruh hukuman sementara yang harus dijalani orang tersebut.

Indulgensi penuh dan Indulgensi sebagian

Dalam "Peringatan Arwah Semua Orang Beriman", setiap pengikut Kristus dapat memperoleh indulgensi penuh bagi orang yang sudah meninggal. Caranya : mengunjungi makam dan/atau mendoakan arwah orang yang meninggal (yang menjalankan setiap hari dari tanggal 1 – 8 November memperoleh indulgensi penuh, sedangkan yang menjalankan pada hari-hari lain memperoleh indulgensi sebagian). Disebut indulgensi sebagian (partial indulgence) karena menghapus sebagian dari hukuman sementara, dan disebut indulgensi penuh (plenary indulgence) karena membebaskan manusia dari seluruh hukuman sementara.

Marilah kita doakan mereka yang telah meninggal supaya Allah membersihkan jiwanya, menyembuhkan luka rohaninya dan mensucikannya kembali sehingga dipantaskan untuk masuk ke dalam kebahagiaan bersama Allah di surga.


rssfeed
Email Drucken Favoriten Twitter Facebook Myspace Stumbleupon Digg MR. Wong Technorati aol blogger google reddit YahooWebSzenario

COMMENTS

Silahkan log-out supaya bisa memberi komentar atau menanggapi.
Last Updated on Friday, 05 November 2010 12:53